Berita  

Abon Lele UMKM Muda Indramayu Tembus Dapur MBG

banner 120x600
banner 468x60

INDRAMAYU,DC – Arif Rofiuddin merupakan salah satu anak muda pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Indramayu yang bergerak di bidang olahan perikanan, Jumat (16/1/2026).

Produk unggulannya berupa abon lele kini mulai merambah pasar dan telah digunakan oleh beberapa dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ada di Indramayu.

Menurut Arif, usaha abon lele tersebut telah ditekuninya sejak tahun 2023. Sebelumnya, ia juga aktif berwirausaha di sektor budidaya ikan lele dengan sistem bioflok.

“Meski usaha budidaya lele terbilang menjanjikan, saya tidak berpuas diri dan terus berinovasi. Dari situlah muncul gagasan untuk mengolah daging ikan lele menjadi produk abon bernilai tambah,” ucap Arif.

Perjalanan Arif dalam memasarkan abon lele tidaklah mudah. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari penjualan online dan offline, mengikuti kegiatan bazar, membuka lapak mingguan, hingga menawarkan produknya ke toko oleh-oleh UMKM dan toko sembako.

“Semua itu dilakukan agar produk semakin dikenal dan usaha dapat terus berproduksi secara berkelanjutan. Kesempatan besar datang ketika melihat peluang dari hadirnya Program MBG,” katanya.

Dengan penuh keberanian, ia menawarkan produk abon lelenya secara langsung ke dapur MBG, dari satu dapur ke dapur lainnya. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Arif, program MBG sangat bermanfaat karena tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, tetapi juga dirancang untuk melibatkan UMKM lokal dalam penyediaan menu makanan bergizi.

“Usahanya pun mulai membuahkan hasil. Beberapa dapur MBG di Indramayu telah melakukan pemesanan abon lele untuk menu MBG,” ucapnya.

Hal tersebut membuat Arif merasa bangga karena dapat ikut berpartisipasi langsung dalam menyukseskan program nasional tersebut.

Seiring meningkatnya permintaan, jumlah karyawan dalam usaha abon lele milik Arif pun bertambah. Ia mengaku bersyukur karena usahanya kini mampu membantu perekonomian masyarakat, khususnya ibu-ibu yang ikut bekerja dalam proses produksi abon lele.

Arif berharap ke depan semakin banyak dapur MBG yang menggunakan produk abon lele sebagai bagian dari menu MBG.

“Saya menilai program ini sangat baik dan memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan UMKM lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *