Berita  

KAHMI Jabar Komitmen Kawal kebijakan Gubernur Jabar KDM

banner 120x600
banner 468x60

INDRAMAYU,DC – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam pembangunan nasional dan daerah melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Wilayah (RAKORWIL) III yang digelar di Hotel Wiwi Perkasa, Kabupaten Indramayu.

Sekretaris Majelis Wilayah KAHMI Jawa Barat, Yoga Rahardiansyah, dalam keterangannya menyampaikan bahwa RAKORWIL III menjadi momentum strategis untuk merumuskan gagasan serta rekomendasi konstruktif dalam mengawal visi besar Indonesia Emas 2045.

“RAKORWIL ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi forum konsolidasi pemikiran dan strategi agar KAHMI Jawa Barat mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional,” ujarnya, Senin 16 Februari 2026.

Menurutnya, sebagai organisasi alumni HMI, KAHMI memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk terlibat aktif dalam sektor kebijakan publik, pendidikan, ekonomi, sosial, hingga penguatan demokrasi dan kebhinekaan NKRI.

Ia menambahkan, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada dan ketahanan pangan, KAHMI Jabar mendorong penguatan sektor pertanian dan penguasaan teknologi sebagai kunci kemajuan bangsa.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga soal inovasi dan teknologi. Jawa Barat memiliki potensi besar untuk mendukung hal tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemilihan Indramayu sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Selain dikenal sebagai lumbung padi nasional dengan produksi beras tertinggi di Jawa Barat, daerah ini juga merupakan salah satu sentra perikanan terbesar di provinsi tersebut.

Dalam RAKORWIL III yang mengusung tema “KAHMI JABAR ISTIMEWA ROAD TO INDONESIA EMAS”, para peserta menyepakati sejumlah rekomendasi eksternal, di antaranya pengawalan terhadap kebijakan dan program Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, percepatan pembangunan infrastruktur dan pendidikan, hingga dorongan percepatan pembangunan kawasan Rebana di wilayah utara Jawa Barat.

Selain itu, KAHMI Jabar juga mendorong inovasi pengelolaan sampah di kabupaten/kota serta mendukung Kabupaten Indramayu sebagai sentra pangan nasional melalui pengembangan benih padi unggul toleran perubahan iklim dan air laut serta pola tanam tiga kali setahun.

“Rekomendasi ini merupakan bentuk kontribusi konseptual dan implementatif KAHMI sebagai mitra strategis pemerintah. Kami ingin memastikan setiap kebijakan yang lahir benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

RAKORWIL III KAHMI Jawa Barat dihadiri seluruh delegasi Majelis Daerah KAHMI kabupaten/kota se-Jawa Barat dan diharapkan menjadi penguat sinergi antar alumni dalam mewujudkan Jawa Barat yang maju, berdaya saing global, dan berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *