Berita  

Pasar Mambo Indramayu Meredup, Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli

banner 120x600
banner 468x60

INDRAMAYU – Geliat perekonomian di Pasar Mambo, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Lemahabang, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, kian meredup.

Pasar yang dahulu menjadi pusat bahan pokok dan kuliner itu kini ditinggalkan masyarakat akibat berbagai persoalan.

Sejumlah faktor disebut menjadi penyebab sepinya Pasar Mambo.

Mulai dari pergeseran aktivitas belanja ke sistem daring, perubahan rekayasa lalu lintas, kebakaran, hingga relokasi pasar.

Saiful (37), salah satu pedagang yang masih bertahan, mengungkapkan bahwa pemberlakuan sistem satu arah di Jalan Ahmad Yani pada masa lalu sempat berdampak signifikan terhadap pendapatan pedagang.

“Waktu jalan dibuat satu arah, itu sangat berpengaruh ke pendapatan. Sekarang memang sudah dua arah lagi, tapi kondisi pasar tetap sepi,” ujar Saiful saat ditemui di lokasi, Kamis (8/1/2026).

Ia menambahkan, kebakaran yang terjadi sekitar tahun 2018 menjadi titik awal meredupnya aktivitas pasar. Pasca kebakaran, sebagian pedagang direlokasi ke area depan Polres Indramayu.

“Setelah kebakaran, pasar dipindahkan. Belum pulih, datang pandemi COVID-19,”ujarnya.

Penulis: SelaEditor: Sela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *