INDRAMAYU,DC – Bulan Suci Ramadan dimanfaatkan komunitas pekerja Kilang Pertamina Balongan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar, salah satunya melalui penyaluran santunan bagi anak-anak yatim, Senin (9/3/2026).
Sepanjang Ramadan 2026, komunitas pekerja dari beberapa bagian di lingkungan Kilang Balongan telah menyalurkan santunan dengan total mencapai Rp40 juta kepada sejumlah pondok pesantren dan yayasan di Kabupaten Indramayu.
Sebelumnya, santunan senilai Rp10 juta disalurkan oleh Bagian RCC Kilang Balongan kepada Pondok Pesantren Bahrurrohmah Alhidayah III di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi. Kemudian santunan Rp10 juta juga diberikan oleh Bagian HSC kepada Pondok Pesantren Darul Falah serta Rp10 juta dari Bagian DHC kepada Pondok Pesantren Modern Al Mu’minien.
Pada akhir pekan lalu, santunan kembali disalurkan sebesar Rp5 juta oleh Bagian Emergency and Insurance – HSSE RU VI kepada Yayasan Al Amin Hidayatullah Indramayu dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Bumi Patra.
Selain itu, Fungsi Finance RU VI turut menyalurkan santunan sebesar Rp5 juta beserta bingkisan kepada anak-anak yatim dari Rumah Yatim Arrahimah Abu Hurairah Indramayu.
Seluruh yayasan dan pondok pesantren penerima santunan tersebut merupakan lembaga pendidikan Islam yang mengasuh anak-anak yatim dan piatu di wilayah Kabupaten Indramayu.
Section Head Emergency and Insurance – HSSE RU VI Balongan, Nyono Safarun, mengatakan santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian pekerja kepada masyarakat sekitar, khususnya anak-anak yatim.
“Ini merupakan bentuk perhatian kepada lingkungan sekitar sekaligus ikhtiar untuk kelancaran dan keberkahan operasional Kilang Pertamina Balongan,” ujar Nyono.
Secara terpisah, Area Manager Communication, Relation & CSR RU VI Balongan, Cecep Supriyatna, mengapresiasi kepedulian para pekerja yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang diharapkan dapat mempererat silaturahmi serta menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat.
“Kilang Balongan akan terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya di Bulan Ramadan, tetapi sepanjang waktu melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL),” kata Cecep.
Ia menambahkan, selama Ramadan seluruh peralatan dan unit Kilang Balongan tetap beroperasi dengan baik guna memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri.(Red)
















