INDRAMAYU,DC – PT Akashi Wahana Indonesia (AWI), PT Daihatsu Drivetrain Manufacturing Indonesia (DDMI), serta sejumlah perusahaan pendukung lainnya menyalurkan bantuan kaki palsu dan kursi roda bagi atlet National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Indramayu.
Bantuan yang berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Direktur PT AWI Noboru Matsumoto, Presiden Direktur PT DDMI Naohiko Kageyama, bersama Bupati Indramayu Lucky Hakim di Ballroom Hotel Swiss-Belinn Indramayu, Kamis (7/5/2026) malam.
Ketua NPCI Indramayu, Suprayitno, mengapresiasi dukungan dari PT AWI, PT DDMI, serta Pemerintah Kabupaten Indramayu atas bantuan alat bantu bagi atlet disabilitas tersebut.
Menurutnya, bantuan itu menjadi penyemangat sekaligus dukungan sarana dan prasarana menjelang Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) atau Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat VII 2026 yang akan digelar November mendatang.
“Dengan bantuan alat bantu berupa kaki palsu dan kursi roda ini semoga bisa menunjang prestasi para atlet dan mempertahankan posisi empat besar pada Peparda Jabar nanti,” ujar Suprayitno.
Sementara itu, Presdir PT AWI Noboru Matsumoto dan Presdir PT DDMI Naohiko Kageyama mengatakan, bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat, khususnya atlet disabilitas.
Selain meningkatkan mobilitas, bantuan itu diharapkan mampu menambah rasa percaya diri atlet dalam menjalani aktivitas maupun menghadapi berbagai turnamen olahraga.
“Kami merasa senang dan terhormat bisa berkumpul di sini bersama Bupati Lucky Hakim dan NPCI Indramayu,” ujar keduanya.
Bupati Indramayu Lucky Hakim mengaku mengapresiasi kepedulian perusahaan asal Jepang yang telah menyalurkan bantuan kepada penyandang disabilitas di Indramayu.
Ia menilai, meskipun operasional perusahaan berada di luar Indramayu, namun CSR perusahaan tetap disalurkan untuk masyarakat Indramayu. Selain bantuan kaki palsu dan kursi roda, perusahaan juga memberikan bantuan 15 ribu bibit mangrove.
“Bibit mangrove itu dijadwalkan ditanam di Pantai Tiris, Kecamatan Pasekan, Jumat pagi,” kata Lucky.
Dalam kesempatan itu, Lucky juga mempromosikan potensi investasi di Kabupaten Indramayu. Menurutnya, Indramayu memiliki posisi strategis karena dekat dengan Jakarta, Bandung, dan Semarang serta didukung kondisi wilayah yang relatif datar.
Ia menambahkan, keberadaan Pelabuhan Patimban di wilayah perbatasan Subang turut mendukung pengembangan kawasan industri di Indramayu.
“Kita punya sekitar 14 ribu hektare kawasan industri, lanskap daerah datar, dan dekat dengan ibu kota,” ujarnya.
Pada akhir kegiatan, Pemerintah Kabupaten Indramayu turut menyerahkan sertifikat kontribusi kepada PT AWI dan PT DDMI atas dukungan CSR yang diberikan kepada masyarakat dan atlet disabilitas di Indramayu.(Sela)
















