Berita  

Monitoring Bantuan Pangan Berlangsung Kondusif

banner 120x600
banner 468x60

INDRAMAYU,DC – Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Indramayu bersama Dinas Sosial Kabupaten Indramayu melakukan monitoring langsung terhadap proses penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) di wilayah Kecamatan Kandanghaur, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan monitoring tersebut turut dihadiri Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, perwakilan Polres Indramayu, perwakilan Kodim Indramayu, Camat Kandanghaur, serta sejumlah kuwu dari wilayah Kecamatan Kandanghaur.

Pimpinan Cabang (Pimca) Perum Bulog Indramayu, Apip Wijaya, mengatakan kegiatan monitoring bersama dilakukan untuk melihat secara langsung berbagai kendala yang terjadi di lapangan, sehingga penyaluran bantuan pangan berikutnya dapat berjalan lebih baik.

“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama melaksanakan monitoring program Banpang. Hal ini agar kita semua melihat sebetulnya apa saja hambatan yang ada di lapangan, biar kita bisa penyaluran distribusi Banpang selanjutnya bisa lebih baik lagi,” ujar Apip.

Ia menjelaskan, hingga saat ini progres penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Indramayu telah mencapai lebih dari 30 persen. Pihak Bulog pun menargetkan seluruh proses distribusi rampung pada 30 Mei 2026.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Hj. Ade Suhayati, SH., M.Si., menyampaikan program Bantuan Pangan sangat membantu masyarakat kurang mampu, khususnya kelompok Desil 1 dan 2.

Menurutnya, komunikasi dari pihak terkait di tingkat desa sangat penting agar masyarakat penerima manfaat mengetahui jadwal penyaluran bantuan.

“Karena bantuan sosial ini sifatnya temporer dan tidak turun setiap bulan, alangkah baiknya informasi ini segera diberitahukan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar mereka bersiap untuk mengambil haknya,” ujar Ade Suhayati.

Diketahui, penyaluran Bantuan Pangan saat ini berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter untuk alokasi periode Februari dan Maret 2026.

Sementara untuk kelanjutan program pada periode berikutnya, pihak Bulog masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah. (Sela)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *