INDRAMAYU,DC – Kepedulian terhadap warga terdampak banjir ditunjukkan oleh seorang anggota Polri dari Polres Indramayu. Bripka Rusmanto, anggota Polsek Indramayu, turun langsung menangani banjir yang merendam ribuan rumah di Perumahan Margalaksana 1 dan Margalaksana 2, akibat buruknya sistem drainase.
Tanpa menunggu anggaran maupun instruksi panjang, Bripka Rusmanto menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indramayu untuk menyiapkan alat berat berupa ekskavator.
Langkah cepat ini dilakukan agar genangan air di permukiman warga bisa segera surut.
Ekskavator langsung dikerahkan pada malam hari untuk mengangkat lumpur sungai yang menyumbat aliran air.
Selain lumpur, hamparan eceng gondok yang menutup permukaan sungai juga dibersihkan agar aliran kembali lancar.
“Yang terpenting malam ini ekskavator harus turun, supaya warga di perumahan bisa tidur nyenyak,” ujar Bripka Rusmanto di lokasi.
Ia mengungkapkan, warga Perumahan Margalaksana sudah beberapa hari terakhir mengalami kurang tidur karena terus dilanda banjir dan diliputi kecemasan, terlebih Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan lebat masih terjadi hingga sepekan ke depan.
“Ini yang saya khawatirkan. Kalau tidak segera diatasi, dampak banjir bisa ke mana-mana,” tegasnya.
Hingga Rabu (28/1) menjelang pagi, Bripka Rusmanto masih berada di lokasi, menunggu proses pengerukan lumpur dan pengangkatan eceng gondok ke tanggul sungai. Perlahan namun pasti, air yang sebelumnya merendam permukiman warga mulai berangsur surut.
“Kalau satu ekskavator dirasa kurang, akan saya datangkan lagi,” tambahnya.
Ketua PWI Kabupaten Indramayu, Dedy S Musashi, memberikan apresiasi atas langkah nyata Bripka Rusmanto yang rela merogoh kocek pribadi demi membantu warga terdampak banjir.
“Di saat warga sedang kesulitan, masih ada tangan-tangan local hero yang mau mengambil peran. PWI salut dengan kepedulian Pak Rusmanto,” ujar Dedy.
Kehadiran ekskavator di kompleks perumahan terbesar dan terpadat di Kota Indramayu itu disambut antusias oleh warga. Ketua RW 08 Perumahan Margalaksana Indah, Kelurahan Margadadi, H. Wahyudin, menyampaikan terima kasih atas langkah cepat yang dilakukan.

Menurutnya, ratusan warga telah terendam banjir selama tiga hari terakhir, dengan ketinggian genangan air rata-rata mencapai 70 sentimeter. Bahkan, sebagian warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.
“Saya mewakili masyarakat Perumahan Margalaksana mengucapkan banyak terima kasih. Kalau tidak ada alat berat, dipastikan warga kami akan terus terendam,” ujar Wahyudin.
Hal senada disampaikan Siska, salah satu warga Perumahan Margalaksana. Sebagai bentuk rasa terima kasih, warga berinisiatif membantu menyediakan makanan dan minuman bagi operator ekskavator.
“Sebagai bentuk terima kasih warga, nanti akan kami antar makanan untuk pak operator,” kata Siska.(*)
















