INDRAMAYU,DC – Badan Koordinasi Umat Kristen (Bakorumkris) PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan menggelar ibadah perayaan Paskah secara khidmat yang diikuti jemaat dari lingkungan Kilang Balongan, mitra kerja, hingga masyarakat umum.
Rangkaian perayaan Paskah di Kilang Balongan tahun ini dilaksanakan dalam tiga tahap. Kegiatan diawali dengan perayaan oleh Persatuan Wanita Kristen (PWK) RU VI pada 16 April 2026, dilanjutkan Paskah anak-anak pada 22 April 2026, dan ditutup dengan ibadah Paskah umum pada Kamis, 24 April 2026.
Mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”, perayaan ini dimaknai sebagai transformasi hidup manusia dari belenggu dosa menuju kehidupan baru yang penuh kasih, harapan, dan kebenaran.
Ketua Bakorumkris Kilang Balongan, Yosua, mengatakan perayaan yang digelar secara sederhana ini merupakan bentuk rasa syukur atas kesehatan dan perlindungan Tuhan, sehingga umat Kristiani di lingkungan kilang dapat terus berkontribusi dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Menurutnya, momentum Paskah juga menjadi refleksi spiritual untuk meneladani semangat kebangkitan Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam meningkatkan produktivitas kerja dan mempererat kebersamaan.
“Mari jadikan perayaan Paskah ini sebagai momen untuk mempererat persaudaraan,” ujar Yosua.
Dalam kesempatan tersebut, Bakorumkris Kilang Balongan juga menyalurkan bantuan dana pendidikan kepada Sekolah BPK Penabur Indramayu sebagai bentuk kepedulian sosial.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan, Cecep Supriyatna, menyampaikan bahwa perayaan Paskah ini mencerminkan keberagaman suku, agama, dan budaya di lingkungan perusahaan yang hidup secara rukun dan harmonis.
Ia menambahkan, kelancaran perayaan hari besar keagamaan di Kilang Balongan menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menghormati keyakinan seluruh pekerja, sejalan dengan nilai-nilai AKHLAK BUMN.
“Keberagaman ini diharapkan semakin memperkuat persatuan di internal Kilang Balongan, sehingga tugas dalam memproduksi kebutuhan BBM nasional dapat berjalan optimal,” pungkas Cecep.(Sela)
















