Berita  

Kinerja Kilang Balongan Triwulan II 2026 Capai 106,89 Persen, Uji Coba Olah Minyak Jelantah

banner 120x600
banner 468x60

INDRAMAYU, DC — Kilang Pertamina Balongan kembali mencatatkan kinerja positif pada Triwulan II 2026. Nilai performance kilang mencapai 106,89 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 105 persen.

Capaian tersebut disampaikan Executive General Manager Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo, dalam kegiatan Townhall Meeting bertema “Menggapai Keberkahan dalam Bekerja” yang digelar di Gedung Patra Ayu, Komplek Pertamina Bumi Patra, Kamis (24/9/2026).

Yulianto mengatakan, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras, soliditas, dan ikhtiar seluruh perwira Kilang Balongan yang senantiasa dibarengi dengan doa.

“Tema townhall ini merupakan refleksi kita bahwa jika bekerja dengan tulus dan ikhlas maka senantiasa apa yang kita kerjakan akan dibantu oleh Yang Maha Kuasa,” ujar Yulianto.

Dari aspek keselamatan dan kesehatan kerja atau HSSE, Kilang Balongan mencatatkan 3.862.708 jam kerja aman sejak 1 Januari hingga 31 Agustus 2026, tanpa terjadi insiden maupun kecelakaan kerja.

Sementara dari sisi operasional, Kilang Balongan berhasil menekan nyala api flare atau gas suar bakar. Upaya tersebut berdampak pada penekanan emisi gas rumah kaca sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan energi.

Kilang Balongan juga mencatatkan efisiensi melalui perbaikan dan perubahan pola operasi pompa CW 56-P-101 yang menghasilkan penghematan lebih dari Rp100 miliar per tahun.

Uji Coba Olah Minyak Jelantah

Inovasi terbaru juga dilakukan Kilang Balongan melalui uji coba pengolahan Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah.

Minyak jelantah tersebut diuji coba untuk diolah melalui Unit RCC (Residue Catalytic Cracking) menjadi sejumlah produk bernilai tinggi, di antaranya propylene, LPG, dan gasoline.

Selain pencapaian operasional, sepanjang 2026 Kilang Balongan juga meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Cost Optimization Award, PROPER Emas, Nusantara CSR Awards, dan Indonesia Safety Excellence Award (ISEA).

Meski mencatatkan kinerja positif, Yulianto mengingatkan seluruh perwira untuk terus menjaga kerja sama dan kekompakan, terutama menjelang sejumlah agenda pemeliharaan kilang.

Beberapa pekerjaan yang akan dilaksanakan di antaranya Change Over SPM 165.000 DWT pada Oktober 2026, kemudian COC SAF, Maintenance Unit Penex, Major Turn Around, serta Change Out Catalyst yang dijadwalkan pada awal hingga pertengahan 2027.

Sinergi dengan Masyarakat

Pjs Area Manager Communication, Relation and CSR PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan, Andromedo Cahyo Purnomo, mengatakan pencapaian kinerja positif tersebut tidak terlepas dari kondisi lingkungan sekitar kilang yang tetap kondusif.

Menurutnya, sinergitas antara Kilang Balongan dengan para pemangku kepentingan, mulai dari Forkopimda, Forkopimcam hingga masyarakat terus terjalin dengan baik.

“Program Community Involvement and Development (CID) atau CSR perusahaan juga terus dijalankan kepada masyarakat sekitar agar keberadaan Kilang Balongan ini memberi manfaat untuk warga,” kata Andromedo.

Dalam kegiatan Townhall Meeting tersebut, Kilang Balongan juga menyalurkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dengan total nilai Rp25 juta.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah dan doa bersama yang disampaikan oleh Ustadz Subkhi Al Bughury.(Sela)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *