Berita  

DKPP Indramayu Gelar Cek Kesehatan dan Bazar Ternak Kurban

banner 120x600
banner 468x60

INDRAMAYU,DC – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu mulai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban tingkat kabupaten. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bazar ternak yang digelar di Puskeswan Indramayu, Selasa (19/5/2026).

Pemeriksaan dilakukan terhadap hewan yang akan dijual untuk kebutuhan kurban. Sasaran pemeriksaan meliputi lapak dan tempat penjualan hewan kurban yang tersebar di wilayah Kabupaten Indramayu.

Dalam pelaksanaannya, DKPP Kabupaten Indramayu menerjunkan sekitar 30 petugas yang bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang III Cirebon.

Petugas melakukan pemeriksaan antemortem guna memastikan kondisi hewan sehat dan layak dijadikan hewan kurban. Hewan yang dinyatakan sehat nantinya akan diberikan tanda khusus berupa kalung sehat sebagai penanda telah lolos pemeriksaan.

Selain pemeriksaan sebelum penyembelihan, petugas juga akan melakukan pemeriksaan postmortem saat hingga setelah proses penyembelihan di masjid maupun mushola yang menjadi lokasi pemotongan hewan kurban.

Sementara itu, aktivitas penjualan hewan kurban mulai ramai di sejumlah lapak di Kabupaten Indramayu, salah satunya di bazar ternak kurban yang digelar DKPP.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Kabupaten Indramayu, drh Dian Daju, mengatakan pemeriksaan dilakukan mulai menjelang Idul adha hingga hari tasyrik guna memastikan daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat dalam kondisi aman, sehat, utuh, dan halal.

“Masyarakat pun diimbau untuk memilih hewan kurban yang telah memiliki tanda kalung sehat agar kesehatan dan kelayakan hewan kurban lebih terjamin,” ucapnya.

Sementara itu, pedagang hewan kurban Abdul Halim, mengaku penjualan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Bahkan, saat proses pembongkaran hewan dilakukan, sudah ada pembeli yang memesan domba berukuran besar.

“Sejak dibuka pada 14 Mei lalu, pedagang mengaku telah menjual puluhan ekor domba dari total 59 ekor yang tersedia. Hewan kurban yang dipasarkan terdiri dari domba Garut dan domba lokal dengan harga mulai Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per ekor,” ujarnya. (Sela)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *