Berita  

WADIRUT PERTAMINA TINJAU KILANG BALONGAN, TEKANKAN SINERGI DAN KESELAMATAN KERJA

banner 120x600
banner 468x60

INDRAMAYU,DC – Wakil Direktur Utama Oki Muraza melakukan kunjungan kerja ke Kilang Pertamina Balongan guna memastikan operasional kilang berjalan optimal, andal, dan mampu mendukung ketahanan energi nasional.

Dalam kunjungan yang berlangsung pada Jumat (5/6/2026), Oki Muraza bersama rombongan meninjau langsung Unit Residue Catalytic Cracking (RCC), unit strategis yang menjadi jantung produksi sekaligus penyumbang margin terbesar di Kilang Balongan.

Unit tersebut berperan mengolah residu minyak mentah bernilai rendah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi seperti petrokimia, LPG, hingga Pertamax Turbo.

Pada sesi diskusi bersama jajaran manajemen Kilang Balongan, Pertamina EP Zona 5 dan Zona 7, serta ONWJ, Oki menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antarunit bisnis Pertamina di wilayah Indramayu.

Menurutnya, semangat One Pertamina harus terus dijaga sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis dan menjaga keberlangsungan perusahaan.

“Semangat One Pertamina perlu dijaga demi mempertahankan keberlangsungan bisnis Pertamina. Sinergitas ini adalah kunci mengatasi masalah dan tantangan yang dihadapi,” tegas Oki.

Selain menyoroti kolaborasi, Oki juga mengingatkan seluruh pekerja agar selalu mengedepankan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) dalam setiap aktivitas operasional. Ia menekankan bahwa keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan harus menjadi prioritas utama guna mencegah terjadinya kecelakaan maupun pencemaran yang dapat berdampak pada kesehatan dan keselamatan.

Sementara itu, Executive General Manager Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo, menjelaskan bahwa seluruh unit bisnis Pertamina di Indramayu telah tergabung dalam forum komunikasi ERUMORGASPOL yang terdiri dari unsur eksplorasi, refinery unit, marketing operation region, Pertamina Gas, dan Polytama Propindo.

Melalui forum tersebut, berbagai kegiatan kolaboratif rutin dilakukan, mulai dari simulasi gabungan penanggulangan keadaan darurat, berbagi wawasan tata kelola HSSE, hingga kunjungan bersama kepada para pemangku kepentingan perusahaan.

Yulianto juga memastikan bahwa operasional Kilang Pertamina Balongan saat ini berjalan normal dengan kapasitas pengolahan mencapai 150 ribu barel minyak per hari, sehingga tetap mampu memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan industri secara berkelanjutan.(Sela)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *