INDRAMAYU, DC – Eduwisata Integrated Farming System menjadi sarana pembelajaran pertanian dan perikanan bagi para santri di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (01/11/26).
Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan langsung berbagai aktivitas pertanian dan perikanan.
Dalam kegiatan tersebut, para santri mendapatkan materi seputar pertanian dan perikanan, termasuk praktik menyemai benih dan memindahkan bibit sayuran.
Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Lastri Mulyani, mengatakan kegiatan eduwisata ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mengenalkan sistem pertanian terpadu kepada generasi muda.
Para santri juga diajak berkeliling kawasan Integrated Farming System untuk melihat berbagai kegiatan budidaya, mulai dari ikan lele, ayam petelur, ayam broiler, hingga sayuran hidroponik dan tanaman yang dibudidayakan menggunakan polibag.
“Tidak hanya mengamati, para santri turut berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan praktik, seperti memberi makan ikan lele dan mengenal proses penetasan telur,” ucap Lastri
Salah satu peserta, Zahra, santri Pondok Pesantren Tahfidz Abdurrahman Basuri Indramayu, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya begitu antusias belajar menanam sayuran dan berkeliling melihat area kebun,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, para santri diharapkan dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh di lingkungan pesantren masing-masing.
Eduwisata Integrated Farming System menjadi salah satu upaya menghadirkan pembelajaran praktis di luar kelas sekaligus menumbuhkan ketertarikan generasi muda terhadap dunia pertanian dan perikanan.(Selamet)
















