INDRAMAYU,DC – Perum BULOG terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Bulog Peduli Petani yang digelar di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (1/5/2026).
Program ini menjadi bentuk komitmen BULOG dalam memberikan perlindungan kepada petani, khususnya melalui sosialisasi asuransi pertanian guna mengantisipasi berbagai risiko usaha tani.

Pemimpin Wilayah Jawa Barat Perum BULOG, Nurman Susilo, mengatakan program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman petani terhadap pentingnya mitigasi risiko.
“Program ini merupakan wujud nyata komitmen BULOG dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat perlindungan bagi petani sebagai garda terdepan sektor pertanian,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui sosialisasi asuransi pertanian, petani diharapkan mampu menjaga produktivitas dan keberlanjutan usaha tani di tengah berbagai tantangan seperti perubahan iklim hingga serangan hama.
Kabupaten Indramayu sendiri dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional. Wilayah ini didominasi dataran rendah dengan kemiringan lahan 0–2 persen yang mencapai sekitar 96 persen dari total luas wilayah, sehingga sangat potensial untuk pengembangan pertanian padi.

Data hingga akhir 2025 mencatat produksi padi di Indramayu mencapai sekitar 1,63 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), yang berkontribusi signifikan terhadap ketersediaan pangan nasional.
Meski demikian, sektor pertanian di daerah ini masih menghadapi berbagai tantangan seperti banjir, kekeringan, perubahan iklim, serta serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang berpotensi menyebabkan gagal panen.
Sebagai upaya mitigasi, BULOG bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu menggelar sosialisasi asuransi pertanian yang diikuti 30 petani dan 5 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman terkait manfaat asuransi, prosedur pendaftaran, hingga mekanisme klaim, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesiapan petani dalam menghadapi risiko usaha tani.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Trisul, Indramayu, sebagai bagian dari perluasan dampak program TJSL BULOG kepada masyarakat.
Melalui program Bulog Peduli Petani, BULOG menegaskan perannya tidak hanya sebagai stabilisator pangan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pemberdayaan petani.
Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) poin 2, yakni tanpa kelaparan, dengan mendorong terciptanya sistem pertanian yang tangguh, berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan petani.(Sela)
















