Berita  

Jelang Tajak Sumur AMJ-B1, Pertamina EP Zona 7 Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

banner 120x600
banner 468x60

INDRAMAYU,DC – PT Pertamina EP Zona 7 Jatibarang Field terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi migas dan mendukung ketahanan energi nasional.

Salah satunya melalui persiapan Tajak Sumur AMJ-B1 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2026 di wilayah Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Menjelang pelaksanaan operasi tersebut, Pertamina EP Zona 7 Jatibarang Field menggelar kegiatan sosialisasi dan syukuran bersama pemerintah desa, unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), serta perwakilan masyarakat di Balai Desa Sliyeg, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membangun komunikasi yang terbuka dan kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi.

Dalam forum tersebut, Pertamina EP menyampaikan informasi terkait rencana pemboran, tahapan operasional, hingga aspek keselamatan dan keamanan kerja yang akan diterapkan selama kegiatan berlangsung.

Selain memaparkan kesiapan teknis dan koordinasi lintas fungsi, perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh proses operasi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan tetap mengedepankan prinsip keselamatan, kepatuhan, dan harmonisasi dengan masyarakat sekitar.

Sumur AMJ-B1 merupakan bagian dari program strategis Pertamina EP Zona 7 Jatibarang Field dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional.

Keberadaan sumur ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap upaya menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat keberlanjutan operasi hulu migas di wilayah Indramayu.

Head of Communication, Relations & CID Pertamina EP Zona 7, Wazirul Luthfi, mengatakan keberhasilan operasi tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis, tetapi juga komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder di sekitar wilayah kerja.

“Sosialisasi ini menjadi ruang untuk membangun kesamaan pemahaman sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung kelancaran operasi pemboran,” ujar Wazirul.

Ia menambahkan, Pertamina EP berkomitmen menjaga komunikasi yang terbuka dan responsif terhadap dinamika di lapangan agar kegiatan operasi dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala Desa Sliyeg, Warsito, mengapresiasi langkah Pertamina EP yang mengedepankan komunikasi sejak tahap awal kegiatan.

Menurutnya, pemerintah desa dan masyarakat mendukung rencana operasi selama dilaksanakan sesuai ketentuan dan tetap memperhatikan kepentingan warga sekitar.

Hal senada disampaikan Kapolsek Sliyeg, Edi Mulyana. Ia berharap kegiatan operasi yang dijalankan Pertamina EP dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial, dengan tetap mengedepankan tata kelola yang baik dan komunikasi yang harmonis.

Sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa syukur menjelang pelaksanaan tajak sumur, kegiatan juga dirangkai dengan pemberian bantuan tali kasih kepada kaum dhuafa di Desa Sliyeg.

Momentum tersebut menjadi simbol harapan bersama agar pelaksanaan operasi Sumur AMJ-B1 berjalan aman, lancar, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta ketahanan energi nasional.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *