JAKARTA,DC – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah Kabupaten Indramayu. Aisyah Maulidah, penari cilik asal Jatibarang, berhasil meraih Juara Pertama Lomba Tari Jaipong Kreasi Nasional yang digelar di Anjungan Jawa Barat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Dalam ajang yang diselenggarakan Phuphun Organizer dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia tersebut, Aisyah tampil memukau hingga berhasil membawa pulang Piala Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Tidak hanya itu, ia juga memperoleh voucher perjalanan senilai Rp2 juta untuk tampil pada acara resmi di Hong Kong.
Putri bungsu pasangan Jujun Juhanda dan Ny. Heli itu memang telah mengenal seni tari sejak usia dini. Kecintaannya terhadap Jaipong tumbuh dari kebiasaan sang ibu yang kerap mengajaknya menyaksikan pertunjukan seni tradisional di kampung halamannya. Di tengah kesibukannya sebagai siswi UPTD SD Negeri 2 Jatibarang Baru, Aisyah tetap rutin berlatih untuk mengasah kemampuan menarinya.
Perjalanan Aisyah menuju panggung nasional juga tidak lepas dari peran guru tari sekaligus pembinanya, Sekar Ayu Ningrat, pemilik Sanggar Tari Puspaningrat Desa Bangodua. Menurut Aisyah, dukungan dan motivasi dari sang guru menjadi salah satu kunci keberhasilannya.
“Motivasi dari Bu Sekar membuat saya percaya diri. Beliau selalu mendukung saya untuk terus berkembang,” ujar Aisyah.
Keberhasilan tersebut turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga pemerintah daerah. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, bersama jajaran pemerintah setempat, kepala sekolah, dan para guru memberikan semangat selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba.
Di atas panggung TMII, Aisyah tampil penuh percaya diri dengan gerakan energik, ekspresi yang kuat, serta improvisasi yang memikat perhatian penonton dan dewan juri. Penampilannya bahkan mendapat apresiasi dari maestro tari asal Jakarta, Abah Toto.
“Aisyah bukan hanya menari, ia bercerita,” ungkap Abah Toto.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa seni tradisi Jaipong tetap memiliki daya saing di tengah perkembangan zaman. Lebih dari sekadar kemenangan pribadi, keberhasilan Aisyah menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indramayu dan Jawa Barat.
Aisyah berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi anak-anak lain untuk terus mengembangkan bakat dan berani bermimpi besar.
“Aku ingin tunjukkan bahwa anak Jatibarang, Indramayu, juga bisa bersaing di tingkat nasional,” tuturnya dengan penuh semangat.(*)
















