Berita  

Pertamina Tuntaskan Restorasi Empat Tangki Mogas, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

banner 120x600
banner 468x60

INDRAMAYU,DC – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Balongan bersama Project Refinery & Petrochemical (R&P) Balongan menuntaskan proyek restorasi empat tangki penyimpanan minyak dan gas (Mogas) 42-T-301-E/F/G/H. Penyelesaian proyek ditandai dengan penandatanganan Final Acceptance (FA) Certificate dan Management Walkthrough (MWT) di Kilang Balongan, Rabu (8/7/2026).

Proyek Engineering, Procurement, and Construction (EPC) tersebut dikerjakan bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) selama 19 bulan. Restorasi ini bertujuan meningkatkan keandalan fasilitas kilang guna menjamin kelancaran produksi dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) nasional.

Executive General Manager RU Balongan, Yulianto Triwibowo, mengatakan beroperasinya kembali empat tangki mogas menjadi langkah strategis dalam memperkuat cadangan energi nasional sekaligus meningkatkan ketahanan pasokan BBM bagi masyarakat.

> “Selesainya restorasi tangki 42-T-301-E/F/G/H ini adalah sekaligus jawaban konkret Pertamina dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat cadangan energi nasional,” ujar Yulianto.

Direktur Infrastruktur, Proyek & Asset Integrity, Setyo Pitoyo, mengungkapkan proyek tersebut berhasil melampaui target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan capaian 58,2 persen, lebih tinggi dari komitmen awal sebesar 56,79 persen. Selain itu, proyek menyerap 442 tenaga kerja dalam negeri dan mencatat 1.054.721 jam kerja aman tanpa kecelakaan (zero accident).

Sementara itu, Pjs GM Project R&P Balongan, Ashabul Kahfi, menyebut proyek berhasil diselesaikan tepat waktu dengan Schedule Performance Index (SPI) 1,0 serta Cost Performance Index (CPI) 1,77, yang menunjukkan pekerjaan selesai di bawah anggaran yang direncanakan.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Project R&P Balongan juga menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim di Yayasan Al Firdaus, Indramayu. Bantuan tersebut menjadi wujud rasa syukur atas kelancaran, keselamatan, dan efisiensi selama pelaksanaan proyek.(Sela)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *